Gelar Sekolah Legislatif & Kepemimpinan, Forum Akademis dan Pemuda Ajak Generasi Masa Depan Kuasai Ruang Kebijakan

Jakarta, 23 Mei 2026 – Kesadaran demokrasi dan nalar kepemimpinan di kalangan generasi muda kembali mendapat ruang strategis melalui penyelenggaraan Sekolah Legislatif & Kepemimpinan Jakarta. Bertempat di Aula Gedung Senen, Jakarta Pusat, kegiatan yang berlangsung dari pukul 09.00 hingga 16.30 WIB ini menghadirkan dialog lintas generasi antara pembuat kebijakan, akademisi, dan aktivis muda.

Acara yang diinisiasi oleh Forum Akademis & Kepemudaan ini tidak hanya menjadi ajang diskusi biasa, melainkan ruang kolaboratif yang kritis dan reflektif terhadap dinamika legislatif, pengawasan demokrasi, serta transformasi peran pemuda dalam pembangunan sosial-politik nasional.

Deretan Pemangku Kebijakan Hadir

Sejumlah tokoh penting tampil sebagai pembicara, menghadirkan perspektif dari berbagai lini kekuasaan dan kepemimpinan. Mereka antara lain:

· Suhud Alynudin, S.I.P., M.Sc. – Ketua DPRD DKI Jakarta
· Drs. Arifin, M.A.P. – Walikota Jakarta Pusat
· Burhanuddin, S.H., M.M. – Komisioner Bawaslu DKI Jakarta
· Erik AP – Camat Senen
· Dr. Hj. Meilina Kartika Kadir, M.Si. – Anggota DPRD Jawa Barat 2004–2019
· Farah Savira – Anggota DPRD DKI Jakarta
· Dr. Sakti Syahputra, S.I.Kom, M.I.Kom. – Leadership Trainer
· Yassar Ramadhan H. – Founder Thinkleaders.id

Adapun Muhidin bertindak sebagai Ketua Panitia (Chairman of Committee) yang memastikan jalannya forum secara sistematis dan berdampak.

Membentuk Nalar, Bukan Sekadar Retorika

Dalam sambutannya, perwakilan panitia menegaskan bahwa Sekolah Legislatif ini lahir dari kebutuhan mendesak akan pemimpin masa depan yang tidak hanya vokal, tetapi juga memahami mekanisme birokrasi, fungsi pengawasan, serta etika demokrasi.

“Saat ini banyak anak muda yang kritis, tetapi tidak paham pintu masuk kekuasaan. Kami hadirkan ruang di mana mereka bisa bertanya langsung kepada ketua DPRD, komisioner Bawaslu, hingga akademisi kepemimpinan,” ujar salah satu penggagas acara.

Penguatan Demokrasi Lewat Partisipasi Aktif

Salah satu sesi yang paling dinanti adalah diskusi tentang pengawasan demokrasi bersama Komisioner Bawaslu DKI Jakarta, Burhanuddin. Ia menekankan pentingnya peran pemuda sebagai pengawas partisipatif di tengah meningkatnya dinamika politik menjelang berbagai agenda nasional.

Sementara itu, Dr. Sakti Syahputra selaku leadership trainer mengajak peserta untuk keluar dari pola kepemimpinan reaktif menuju kepemimpinan reflektif yang berbasis data dan nilai kebangsaan.

Target Luasan Dampak dan Akses Publik

Forum ini terbuka untuk umum, khususnya mahasiswa, aktivis organisasi kepemudaan, serta masyarakat yang tertarik pada kepemimpinan publik. Dengan kapasitas ruang terbatas, panitia memilih sistem pendaftaran daring untuk menjaga kualitas interaksi.

Ketua Panitia, Muhidin, berharap agar kegiatan seperti ini bisa menjadi agenda rutin dan berkelanjutan, tidak hanya di Jakarta Pusat, tetapi juga menjangkau wilayah lain di Indonesia.

“Kami ingin melahirkan ekosistem kepemimpinan yang sadar hukum, paham demokrasi, dan tidak alergi terhadap ruang kebijakan.”

Informasi Lebih Lanjut

Masyarakat dapat mengikuti dokumentasi kegiatan melalui kanal media resmi Forum Akademis & Kepemudaan serta menggunakan tagar #SekolahLegislatif2026 dan #KepemimpinanJakarta di berbagai platform media sosial.

Penulis: Muhidin

About the Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like these